Ramadhan selalu datang dengan pesan yang sederhana namun penuh makna: kembali kepada kebaikan. Di bulan ini, setiap tangan yang memberi menjadi cahaya bagi mereka yang membutuhkan, dan setiap senyum yang tumbuh menjadi doa yang tak terdengar—namun terasa.
Di sudut-sudut kehidupan yang tak pernah kita lihat, ada anak-anak yang berpuasa tanpa sahur layak, ada keluarga kecil yang berharap hari esok ada makanan di meja, ada lansia yang berjuang sendirian menunggu uluran tangan, dan ada saudara kita dengan keterbatasan fisik yang tetap mencoba tersenyum meski hidup tidak selalu mudah.
Namun Ramadhan mengajarkan sesuatu:
“Ketika kita memberi, kita bukan kehilangan. Kita sedang menanam berkah."
Melalui program "Berbagi Senyum di Ramadhan", kita mengajak setiap hati untuk ikut menjadi alasan seseorang tersenyum hari ini. Bukan karena kita mampu, tapi karena kita peduli.
🌙 Apa yang akan kita lakukan bersama?
✔ Santunan anak yatim dan duafa
✔ Paket sembako keluarga kurang mampu
✔ Buka puasa bersama
✔ Bantuan kursi roda dan alat bantu disabilitas
✔ Donasi produktif bagi keluarga yang ingin bangkit
Semua ini bukan sekadar memberi—ini tentang menghidupkan harapan.
Bayangkan…
- Senyum seorang anak ketika ia menerima pakaian baru untuk hari raya.
- Mata berkaca-kaca seorang ibu yang hidupnya terasa lebih ringan karena sembako yang kita berikan.
- Rasa syukur seorang ayah yang bisa kembali berusaha karena bantuan modal produktif.
- Atau pelukan hangat seorang nenek yang merasa tidak lagi sendirian.
Itulah nilai dari berbagi: ia tidak selalu terlihat besar—tapi dampaknya sangat dalam.
Ramadhan hanya sekali dalam setahun.
Namun kebaikan yang kita lakukan hari ini, akan kembali kepada kita—entah kapan, entah bagaimana—dengan cara yang hanya Allah yang tahu.
🌿 Maka mari kirimkan senyum.
🌿 Mari bahagiakan yang membutuhkan.
🌿 Mari jadikan Ramadhan kita lebih bermakna.
💛 Ayo Mulai Berdonasi
Karena terkadang, satu rupiah yang kita beri hari ini… adalah jawaban dari doa seseorang.